Ubuntu 14.04 dan Gangguan Fatal yang Saya Temui

Sejak April lalu saya menggunakan Ubuntu 14.04 atau Trusty Taher. Sudah waktunya untuk memutakhirkan sistem operasi komputer desktop, setelah sebelumnya bertahan di 12.04. Saya tidak berharap feature baru, karena sepertinya belum terdengar kabar perubahan radikal di lingkungan Linux. Jadi instalasi baru ini lebih sebagai “agar tidak tertinggal ramai-ramai” dan kemungkinan persyaratan sejumlah aplikasi.

Instalasi mudah dilakukan — ini abad XXI dan Linux sudah menjadi sistem operasi “rumahan”, cukup ikuti serangkaian tombol Next.

Satu hal yang menjadi perhatian adalah adanya kutu (bug) yang sangat mengganggu: sistem terkunci mati (freeze). Gangguan ini terjadi di komputer saya setelah layar terkunci-otomatis (auto screen lock) oleh sistem. Kursor tetikus pun berhenti dan sistem hanya dapat dipulihkan dengan bantuan tombol reset. Fatal, karena adanya kemungkinan berkas yang rusak (corrupt) atau tidak ditutup dengan sempurna.

Continue reading →

Atom: Editor Teks Baru dengan Rasa Sublime

Akhirnya saya coba editor teks baru, Atom. Promosi di halaman web mereka seperti provokatif,

Atom is a hackable text editor for the 21st century, built on atom-shell, and based on everything we love about our favorite editors. We designed it to be deeply customizable, but still approachable using the default configuration.

Klaim abad XXI itu terasa “bergaya” meninggalkan koleksi editor teks abad lalu; tapi memang benar: saya menggunakan Vim sejak kedatangan Linux –yang berarti pada tahun 1990-an.

Continue reading →

Ada Apa dengan Telkom Speedy?

Layanan Telkom Speedy kok terasa mulai mengkhawatirkan?

Perasaan ini bermula menjelang akhir 2013 lalu. Sebelumnya, kantor kami beruntung termasuk “pelanggan terpilih” dan mendapat promosi koneksi 2 Mbps untuk paket Office, yang tertulis 1 Mbps. Kami anggap masa promosi yang wajar, antara lain karena kami pernah menjadi korban salah setelan di server, hanya diberi jatah 512 kbps. Pada “masa promosi” tsb. ada pemasar Telkom yang menelepon ke kantor dan menawari paket 3 Mbps: tentu menggiurkan walaupun tidak langsung saya tindaklanjuti, mengingat anggaran untuk koneksi saat itu “masih cocok dengan paket Office dasar”.

Berselang kira-kira dua bulan kemudian ada keperluan kantor dan anggaran baru yang memungkinkan peningkatan lebar pita koneksi Internet. Saya hubungi Speedy lewat telepon dan gerai Plasa mereka, setelah diperiksa dari catatan lokasi kantor kami, disimpulkan: koneksi lebih cepat tidak dimungkinkan, karena kondisi kawat telepon di lingkungan kantor kami terbatas hanya sampai 2 Mbps. Repot dibantah jika sudah berurusan dengan kawat. Seperti kata mati karena sudah menyentuh infrastruktur. Petugas layanan konsumen Telkom juga tidak tahu kemungkinan perbaikan di daerah kantor kami.

Continue reading →

Peranggitan

Di halaman Sony Xperia™ Z1 yang akan tersedia di pasar beberapa hari ini terdapat keterangan “peranggitan (tethering) USB asli”. Teman di Facebook membuka diskusi kata peranggitan, menjadi acara menarik di awal Oktober yang merupakan Bulan Bahasa.

Saya menyangka peranggitan berasal dari kata anggit,

ang·git v, meng·ang·git v 1 menyusun (lalang, bilah, dsb) berangkai-rangkai dng dicocok tali, rotan, dsb: ia ~ lalang untuk dijadikan atap; 2 memasang kulit (pd gendang, rebana, dsb): ~ gendang; 3 menggubah; mengarang: ia ~ gending asmarandana;

Continue reading →