Pengalaman baru membawakan presentasi produk di ajang Indonesia ICT Award (INAICTA) 2010: yaitu produk perangkat pengembangan, Epigoni. Perhelatan berlangsung Jumat, 2 Juli lalu. Mendapat jatah presentasi kedua hari itu, pukul 09.20, sehingga dengan tekad yang dipersiapkan hari-hari sebelumnya, kami berangkat dengan angkutan umum (“travel”) Bandung-Jakarta pemberangkatan pertama, jam 5. Sebenarnya Epigoni sudah didaftarkan pada INAICTA 2009, namun kesulitan prosedur registrasi di web INAICTA — dan sempat saya sampaikan lewat Plurk dan email kepada panitia — menyebabkan kegagalan pada pengalaman pertama.
Senin, 5 Juli, pekan lalu, saya berkesempatan memenuhi undangan presentasi Indosat yang disampaikan lewat milis BHTV. Hadirin adalah para pengembang aplikasi di Bandung dan secara khusus dihadiri perwakilan Himpunan Mahasiswa Elektro dan Himpunan Mahasiswa Informatika ITB.
Penipuan berkedok penyimpanan duit dalam jumlah besar sekarang datang dengan gaya baru, menyaru sebagai isteri kedua dan konflik keluarga poligini. Ini dia pesan yang sampai lewat surat elektronik,
Saya Rully Anugraheni D.W. Saya tinggal dan bekerja di London. Saya menikah dengan seorang warga negara Amerika. Kami hidup menetap di London. Suami saya menikah dengan istri lain, seorang warga negara Amerika sebelum dia bertemu saya. Dia tidak membawa ini untuk memberitahu saya sebelum kami menikah. Jadi saya berstatus istri kedua.
Saya hidup bahagia dengan dia tapi jujur istri pertamanya memberi saya neraka di rumah kami. Saya berencana untuk memindahkan uang suami saya ke Indonesia, negara asal saya. Jika saya tidak bertindak cepat sekarang, saya akan kehilangan segalanya dalam satu detik.
Saya bekerja di perusahaan suami saya sebagai akuntan. Saya memegang bagian account. Saya berencana untuk memindahkan jumlah total sebesar £ 2,000,000.00 GBP [Dua Juta Pounds Inggris] keluar dari perusahaan ini untuk masa depan.
Bermula dari pencarian istilah yang dianggap tepat untuk kesesuaian perangkat lunak dengan fungsi-fungsi yang ada di sebuah organisasi, saya temukan istilah Completeness di salah satu presentasi. Kendati sesuai tidak serta-merta sama dengan lengkap, penjelasan di salah satu presentasi di Universitas Eindhoven (format PowerPoint) berikut menarik.

Catatan: presentasi dalam format HTML disediakan Google.
Kata kunci: kematangan, kelengkapan, keperluan, dan implementasi.
Informasi tambahan berbasis geolokasi (geolocation based) saat ini mulai ditambahkan di layanan-layanan web. Dengan kemudahan fasilitas peta yang disediakan oleh tiga besar Google, Microsoft, dan Yahoo!, penyediaan informasi geolokasi dibantu lewat navigasi visual atau masukan koordinat lokasi.
Manfaat pemakaian informasi geolokasi terlihat di Flickr misalnya. Pertama, untuk pengunjung foto, sebelum bertanya lewat kotak komentar tentang lokasi foto, periksa di kolom sebelah kanan, bagian Additional Information. Informasi lokasi disajikan dengan awalan Taken in jika memang dilengkapi oleh pemilik foto.

Koprol resmi bergabung dengan Yahoo! hari Selasa, 25 Mei, lalu. Dengan kejutan dimulai yang ringan seperti pangkas rambut Satya Witoelar hingga Aulia Halimatussadiah menyebut hari tsb. akan istimewa di pagi hari, akhirnya berita resmi beredar cepat, saya amati lewat Twitter. Setelah itu Koprol ramai didatangi (kembali) para pesohor di ranah maya Indonesia, mengalami cegukan dan terhuyung-huyung dalam peningkatan skalabilitas (migrasi?), dan tulisan “from Yahoo!” ditambahkan di bawah logo Koprol.

Ulasan pembelian Koprol oleh Yahoo! ini meluas hingga TechCrunch dan Mashable. Di Plurk misalnya, beberapa teman baru tahu pembelian Koprol oleh Yahoo! dari situs asing tersebut, yang lain malah bertanya bilakah media lokal memasang berita penting di hari itu. Pembaca memang kian mudah tidak sabar.
Di pekan yang telah lewat, saya berkesempatan mengobrol beberapa kali dengan Kusnassriyanto S. Bahri tentang dunia pengembangan perangkat lunak dan dua hal yang menarik: Bitnami dan penawaran Microsoft BizSpark.
Bitnami adalah inisiatif penyederhanaan penyebaran (deployment) sejumlah aplikasi web, seperti wiki atau blog, guna menjadikan mereka lebih mudah diakses. Bitnami ingin membantu instalasi yang kompleks — antara lain karena sejumlah prasyarat instalasi atau konfigurasi perangkat lunak lain — dalam salah satu bundel yang lebih mudah. Model distribusi semacam ini sebelumnya adalah Linux Apache mySQL PHP (LAMP) atau WAMP untuk Windows.
Jumlah manusia bertambah secara signifikan, ruang publik bertambah
luas dengan kedatangan ranah maya, alhasil peluang kehebohan
meningkat. Urut-urutan tersebut yang selalu saya ingat jika ada
letup-letupan di lingkungan web, lebih-lebih di era 2.0 yang memang
membumikan web sebagai ruang bersama. Mirip dengan kisah disket
(floppy disk): ada atau tidak ada Apple hari ini, riwayat disket
berakhir bersama evolusi piranti penyimpanan. Keniscayaan, kendati
Steve Jobs melabeli sebagai, Dibunuh
Apple.
Akan selalu ada berita besar, entah kasus domestik, perspektif global, persinggungan antarkelompok, hingga si gamblang pembuat onar. Sebaliknya juga dengan respon yang muncul: dari yang terlihat acuh hingga yang terbawa arus balik tempramental akan terjadi. Dalam grafik sebaran normal, ujung kiri dan kanan yang landai itu tetap signifikan dengan jumlah populasi bermilyar manusia saat ini. Semoga bagian tengah yang disebut arus utama tetap berjumlah signifikan, tetap menggunakan akal sehat dan norma, karena dialog secara umum di tengah inilah yang meredam goncangan-goncangan di lambung kiri dan kanan bahtera.
Jika ada cara untuk mengunggah foto di Flickr dengan “menitipkan” di server, sepertinya menarik:
- Senarai foto yang akan diunggah ke Flickr dapat dipersiapkan dengan cara tertentu, lebih fleksibel dibanding melakukannya secara visual lewat antarmuka web.
- Pengunggahan dilakukan lewat konsol, dijalankan sebagai proses “latarbelakang” (background process). Cocok untuk mendukung pemasangan foto dalam jumlah banyak di Flickr.
Dengan keragaman dan kekayaan CPAN
seharusnya akses ke Flickr tersedia di lumbung. Flickr::Upload
jawaban untuk itu. Setelah pustaka tersebut terpasang, langkah berikutnya
adalah meminta kode akses dari Flickr.
CPAN adalah lumbung (repository) surga buat saya. Walau bukan pemrogram serius, lebih-lebih Penggembala Onta sejati, namun saya belum mendapati tempat pengaksesan pustaka pemrograman sedemikian melimpah dan praktis seperti halnya CPAN di lingkungan pengembangan lain. (Betul, ada RubyGems yang sedang diasah terus agar lebih mengkilat.)
Sebelum era Internet meluas seperti sekarang, salah satu vendor pustaka pemrograman memasarkan CPAN lewat distribusi cakram optik dan saat itu pun koleksi CPAN yang masif sudah menggiurkan. Sekarang dengan adanya Internet, lebih mudah lagi: kita dapat mengunduh pustaka secara “ketengan” sesuai keperluan. Cangkang (shell) yang disediakan CPAN pun interaktif digunakan.



Recent Comments