Tanpa Ponsel dan Pencetak dengan Botol Tinta

Hujan ringan masih turun dan dengan sedikit kerepotan mengenakan jas hujan, ponsel diputuskan untuk ditinggal. Risiko paling jauh paling panggilan yang gagal diterima, pikir saya. Karena tidak terlalu sering menerima panggilan telepon, risiko tsb. saya anggap rendah; lagipula di luar jam kantor. Sampai di tujuan, sambil menunggu hujan reda dan instalasi pengendali (driver) untuk pencetak, barulah dampak lebih jauh tanpa ponsel terasa: saya tidak dapat masuk ke layanan yang saya gunakan, Google dan Facebook, karena di kedua situs tsb. verifikasi dua langkah saya aktifkan.

Wah, zaman sekarang! Kode dikirim ke ponsel dan tanpa kode tsb., tidak akan dapat diakses. Masak hendak meretas akun sendiri? Belum tentu juga saya sanggup. Sambil pikir-pikir layanan lain yang dapat saya manfaatkan sambil menunggu, ternyata sebagian akun saya di situs web lain pun mengandalkan log masuk (log in) bersama lewat Facebook atau Gmail, jadi tetap tidak mungkin jika pintu log masuk bersama tsb. tidak dapat dibuka.

Continue reading →