Pemodelan Proses Bisnis

Percakapan dengan Wawan Sjachriyanto dua pekan lalu langsung dimulai dengan paparannya tentang Business Process Modeling Language (BPML) dan Business Process Execution Language (BPEL). BPML adalah meta-bahasa utnuk pemodelan proses bisnis, melengkapi XML yang menjadi meta-bahasa untuk pemodelan data bisnis. Akan halnya BPEL, kependekan Web Services Business Process Execution Language (WS-BPEL) adalah bahasa untuk eksekusi standar untuk menuliskan spesifikasi aksi-aksi dalam proses bisnis dengan layanan web (web services). Keduanya, seperti disebut di Wikipedia, merupakan contoh tren Pemrograman Berorientasi Proses.

Wawan yang telah menekuni proses pembuatan Epigoni dari awal hingga akhir selalu rajin menyodorkan kabar-kabar terakhir perkembangan alat bantu atau proses pengembangan di sekitar representasi model bisnis ke perangkat lunak. Di salah satu percakapan kami sambil menikmati jalan-jalan di Taman Hutan Raya Juanda tahun lalu, Wawan memaparkan rasa penasarannya akan suatu lingkungan yang memungkinkan para pengembang aplikasi bisnis, “memogram dengan menyusun komponen-komponen dalam diagram.” Secara berkelakar saya sebut kemungkinan kemudahan dalam penghitungan ongkos pembuatan aplikasi, semisal, “Rp 10 juta per simpul diagram.”

Continue reading →