“Kami Memotret Bandung”

Berawal dari perjalanan kembali dari bertemu calon klien di Pasar Induk Caringin, Bandung, Jawa Barat: Angkutan Kota (angkot) Caringin-Dago berwarna oranye yang saya naiki berliku-liku melewati daerah Pasir Koja, dilanjutkan Pasar Andir dan Pasar Induk Ciroyom. Sekitar pukul 19, pasar-pasar tersebut sudah mulai ramai untuk calon pembeli malam dan salah satu kejutan: terdapat ruas jalan yang dilewati angkot di tengah pasar. Tipis perbedaan antara angkot menerobos jalan di tengah pasar atau pedagang di pasar yang tumpah ke jalan.

Tampaknya hal ini menarik difoto, menambah keinginan saya sebelumnya untuk merekam Kota Bandung yang lebih luas, lebih lengkap. Bandung tidak hanya Dago, tempat saya beraktivitas sehari-hari. Kawasan Tengah berciri bangunan bersejarah, Timur dipenuhi perumahan, Barat bercorak industri, dan Selatan “lautan api”? Ini akan melengkapi koleksi foto hutan kota dan pohon di Utara.

Street Cleaning Service

Continue reading →

Hadir di Acara Yahoo!, “Jakarta Communities Meetup”

Sesuai rencana, saya sempatkan mendatangi acara Yahoo! Jakarta Communities Meetup di Pacific Place, Rabu lalu. Pertimbangan lain yang cukup membuat nyaman adalah tempat acara yang berdekatan dengan angkutan umum Jakarta-Bandung, sehingga saya dapat kembali ke Bandung dengan jadwal keberangkatan terakhir, pukul 22.

Acara Yahoo! kali ini mengangkat tiga produk mereka: Flickr, Answers, dan Koprol.

Continue reading →

Fotoblog di Bandung

Terima kasih Dodi Mulyana, yang telah menyebut saya, menggalakkan fotoblog, dalam provokasinya menarik kembali Priyadi Iman Nurcahyo ke ranah blog. Apakah mikroblog dan fotoblog telah menjadi candu pengalih para narablog dari tradisi menulis selusin paragraf menjadi 140 karakter atau 5 megapixel? Tentu tidak ada arahan resmi, tidak ada Dewan Narablog. Bebaslah kita menikmati aneka media curahan jiwa atau limpahan pemikiran para narablog.

Tapi sejujurnya, saya tidak galak dalam hal fotoblog. Saya ingin menjelajah dunia foto dengan keleluasaan yang berkompromi terhadap kegiatan saya sehari-hari dan memihak pada pengetahuan fotografi saya yang minim. Semacam manifesto, seperti yang sudah diniatkan saat menulis blog beberapa tahun silam. Eksperimen tsb. melibatkan latihan yang sering dan kemauan berbagi dengan pihak lain.

Ini berlebihan dan terlalu serius, agar lebih ringan dan renyah, saya datangi forum-forum yang menjelaskan fotoblog dengan ringan dan bersifat mengajak partisipasi pihak lain. Demikianlah yang saya paparkan di depan remaja anggota Karisma Masjid Salman ITB, di Jalan Ganesha, Bandung. Di acara rutin mereka Ahad pagi, satu sesi dicoba digunakan untuk mengajak mereka memotret dengan kamera yang sudah ada di tangan — ponselmu adalah kameramu sekarang!

Continue reading →