Blog Berbasis Halaman Statis

Ini penyakit lama jika sudah mulai peduli menulis blog kembali: otak-atik alat bantu. Ya, mesin blog atau blog engine. Bertepatan pula, beberapa hari lalu Rizqi Jamaluddin menulis tentang [alat bantu baru yang digunakan][rizqi], [Kirby][kirby]. Tambah bikin penasaran.

Lebih dari sekadar Kirby, alat bantu blog berbasis berkas (file-based) menggiurkan dibandingkan pendekatan klasik basisdata yang lebih umum diterima. Sebenarnya semacam retrospeksi, kembali ke gaya lama, karena secara umum situs web dimulai dari halaman statis representasi berkas HTML. Selanjutnya materi yang dinamis diimbangi dengan halaman web yang dihasilkan secara dinamis pula, lewat pemrograman dan langkah selanjutnya dibantu basis data.

Continue reading →

Fotoblog di Bandung

Terima kasih Dodi Mulyana, yang telah menyebut saya, menggalakkan fotoblog, dalam provokasinya menarik kembali Priyadi Iman Nurcahyo ke ranah blog. Apakah mikroblog dan fotoblog telah menjadi candu pengalih para narablog dari tradisi menulis selusin paragraf menjadi 140 karakter atau 5 megapixel? Tentu tidak ada arahan resmi, tidak ada Dewan Narablog. Bebaslah kita menikmati aneka media curahan jiwa atau limpahan pemikiran para narablog.

Tapi sejujurnya, saya tidak galak dalam hal fotoblog. Saya ingin menjelajah dunia foto dengan keleluasaan yang berkompromi terhadap kegiatan saya sehari-hari dan memihak pada pengetahuan fotografi saya yang minim. Semacam manifesto, seperti yang sudah diniatkan saat menulis blog beberapa tahun silam. Eksperimen tsb. melibatkan latihan yang sering dan kemauan berbagi dengan pihak lain.

Ini berlebihan dan terlalu serius, agar lebih ringan dan renyah, saya datangi forum-forum yang menjelaskan fotoblog dengan ringan dan bersifat mengajak partisipasi pihak lain. Demikianlah yang saya paparkan di depan remaja anggota Karisma Masjid Salman ITB, di Jalan Ganesha, Bandung. Di acara rutin mereka Ahad pagi, satu sesi dicoba digunakan untuk mengajak mereka memotret dengan kamera yang sudah ada di tangan — ponselmu adalah kameramu sekarang!

Continue reading →

Blog: Prospektif namun Tetap Baru Berupa Promosi Keahlian

Di Pesta Blogger 2010 yang berlangsung kemarin sehari penuh, satu sesi tidak resmi yang akhirnya mengarah pada pertanyaan tentang blog dan potensi menjadikan uang (monetize) bermula dari fakta di lapangan bahwa pelaku bisnis, yakni para penyedia layanan blog secara langsung atau sebagai layanan tambahan, belum mendapat keuntungan secara profit dari blog. Pemasukan yang diharapkan dari iklan masih kalah dibanding bagian media berupa berita. Meletakkan iklan di halaman blog — atau bagian situs yang diisi komunitas, demikian dimulai cerita oleh teman yang mengelola situs web media daring, Selain lebih sedikit dilirik pembaca, jika dibandingkan di halaman berita, juga terkadang berisiko isi halaman tersebut tidak cocok dengan misi pemasang iklan. Karena halaman tersebut benar-benar dihasilkan oleh para kontributor lepas, yang tidak terkait dengan keputusan redaksi media.

Semua mantan blogger harap kumpul di Starbuck lt2 untuk break... on Twitpic

Continue reading →

Pesta Blogger 2010

Semoga tidak ada halangan berarti, pagi nanti saya akan berangkat ke Jakarta bersama rombongan untuk menghadiri Pesta Blogger 2010. Rolly Awangga berbaik hati mengajak bergabung dengan rombongan Bandung diawali berkumpul di Kantor Telkom Divre III di Jalan Supratman. Tahun lalu saya juga berangkat bersama rombongan Bandung yang dikoordinasi oleh Ihwanul Iman dan Senny Oktaviani.

Rencana berangkat ke Jakarta untuk Pesta Blogger kali ini sempat digelayuti pertimbangan akan kondisi Jakarta yang dilanda banjir akibat hujan lebat selama tiga jam awal pekan ini dan berdampak macet, lumpuh total. Bandung sendiri juga hampir setiap hari hujan, biasanya siang menjelang sore, dan ini tentu membuat perasaan tidak nyaman untuk bepergian. Hingga akhirnya, kemarin sore, kondisi cuaca terlihat lebih bersahabat dibanding sebelumnya, saya tetapkan hati untuk berangkat.

Continue reading →