Boleh dikata saya sudah hampir tidak pernah menambah jumlah mailing list (milis) baru. Dengan yang ada pun saya sudah kewalahan untuk mengikuti dengan baik. Beberapa akhirnya saya biarkan dalam modus “hanya diikuti di Web”, sisanya lagi saya biarkan masuk ke kotak surat dan saya baca sekilas dari isi subyek, dan lebih sedikit lagi yang saya dapat aktif hingga merespon atau sesekali menulis sebuah topik baru.
Betul, soal alokasi waktu yang harus disediakan jika aktif di sebuah milis. Media di Internet juga kian beragam: saya mengharuskan tetap aktif di beberapa blog, menulis di forum, dan menulis beberapa patah kata di jejaring sosial. Di luar waktu untuk “kantor resmi” saya, keluarga, dan kegiatan di Bandung, waktu untuk Internet harus dipadatkan sedemikian rupa, dan milis yang dikorbankan di awal.
