Pengalaman dengan Ponsel Geser

Pengalaman saya membeli ponsel geser (slider) Sony-Ericsson seperti kurang menyenangkan. Ditandai dengan kerusakan di masa garansi, yakni kabel flexi rusak. Biaya penggantian memang gratis, karena masih garansi, namun saat itu stok kabel data tsb. sedang kosong di Bandung, sehingga ponsel geser di gerai servis antre menumpuk, menunggu impor kabel sekitar 1-2 bulan.

Slider

Gambar di atas hanya untuk keperluan ilustrasi.

Istilah “kabel flexi” dipendekkan dari flexible flat cable. Saya belum tahu apakah gangguan seperti yang saya alami juga lazim terjadi di ponsel merk lain. Hanya sempat mendapat peringatan dari seorang kerabat dan fakta tumpukan ponsel geser menunggu kabel tsb.

Ternyata tidak terjadi hanya sekali saat garansi tsb. Sekitar lima bulan kemudian ponsel terganggu: ditandai dengan beberapa kunci di bagian bilah yang digeser tidak berfungsi, benarlah kabel flexi lagi rusak. Kali ini stok kabel tersedia, namun karena masa garansi sudah lewat, harga kabel Rp 100.000 ditambah biaya bongkar pasang membuat dahi berkernyit.

Terakhir pekan lalu: kerusakan kabel flexi bagaikan hat-trick dan cukup membuat kapok memilih jenis ponsel geser. Penggeseran bilah ponsel tidak diimbangi keandalan kabel. Sayang sekali.

4 Comments

  1. Coba flexi-nya diganti esia gagal paham

    1. Ikhlasul Amal 1 July 2012 at 07.14

      Sony-Ericsson tidak mendukung Esia.

  2. ya begitulah ada jangka waktu penggunaan dan tdk akan selamanya bagus,apalagi flexinya bukan dari galerinya tentu kwalitasnya berbeda,juga kalau pemakaian sering pengaruhi umur flexy tetapi saya pun pernah punya hp model geser satu tahun lebih baru rusak flexynya diganti hanya bertahan 2 atau 3 bulan rusak lagi flexi nya.

  3. memang paling sering kerusakan terjadi di kabel flexibel nya.. soalnya sudah beberapa kali beli hp slide kerusakan sama semua

Comments are closed.