Presentasi “Keluarga dan Media Baru”

Minggu, 15 April, saya diundang untuk menyampaikan materi berkaitan dengan anak dan risiko pornografi. Penyelenggara acara adalah orang tua (lebih spesifik, “ibu-ibu”) Sekolah Alam Bandung dan merupakan bagian dari tema keorangtuaan (parenting). Ibu Erlyza Prasty yang mengontak saya pada awalnya, lewat Facebook. Bertempat di Rumah Bermain “Bumblebee”, Jalan Cipedes Tengah, Bandung, acara dimulai sesuai rencana, pukul 9 dan usai sekitar pukul 16.30. Saya menjadi salah satu dari tiga pembawa materi, bersama Ibu Rani Razak Noe’man dan Pak Aldino Adry Baskoro. Ibu Rani, dari Komunitas Cinta Keluarga, adalah penyaji materi berkaitan dengan keluarga dan belakangan ini lebih spesifik menangani sejumlah kasus dampak pornografi; sedangkan Pak Aldino guru kelas 6 di Sekolah Alam Bandung — saya sudah kenal baik sejak anak kedua saya duduk di bangku kelas 6.

Continue reading →