Dua Langkah Verifikasi untuk Akun di Google

Pertengahan Desember lalu Google menawarkan fasilitas penambahan keamanan akun baru, Verifikasi Dua Langkah (Two Step Verification). Saya tertarik fasilitas ini dan segera mengaktifkan. Proses aktivasi relatif mudah dan tambahan verifikasi dikirimkan lewat pesan singkat (SMS). Saya sempat meragukan penggunaan SMS ini berdasarkan dua hal: operator kartu ponsel yang saya gunakan tidak bekerja sama dengan pengiriman SMS lewat Gmail (memang tidak ada hubungan langsung, hanya prasangka) dan kedua, pernah saya gunakan untuk verifikasi tambahan di layanan lain (jika tidak salah Facebook), kode yang dikirimkan tidak diterima.

Prasangka tsb. muncul karena setelah saya aktifkan tidak ada tanda-tanda kode diterima. Ternyata kode pertama aktivasi baru diterima sekitar setengah hari kemudian. Konyolnya, saya sempat mengulang permintaan pengiriman kode (karena menunggu lama tsb.), sehingga kode yang dikirim pertama menjadi tidak berlaku. Namun hal ini pertanda penggunaan SMS untuk keperluan ini dapat saya gunakan. Pakai!

Continue reading →

“Masa Depan” untuk Pengembang

Jadi bagaimana cara menyiasati “masa depan” untuk seorang pengembang? Saya sempat berdiskusi ringan dengan salah seorang senior di Bandung. Saya jelaskan hasil percakapan saya tentang usaha rintisan yang saya peroleh dari beberapa acara terakhir.

Teman pengembang ini percaya bahwa jika dibuat produk yang bebas digunakan oleh banyak orang (taruhlah dengan lisensi “perangkat lunak bebas”) dan memang membawa manfaat bagi penggunanya, suatu saat si pembuat akan “memetik hasilnya”. Semacam panen yang merupakan kumulasi dari nilai produk yang telah dibuat dan bermanfaat tsb. Dari mana perhitungan tsb.? Ini lebih pada faktor keyakinan daripada perhitungan matematis suatu model bisnis; kendati, tidak tertutup kemungkinan sebenarnya suatu model bisnis yang mendekati keyakinan tsb. dapat disusun.

Continue reading →