ASEAN Blogger 2011 Conference

Pertengahan Oktober lalu, Raden Ajeng menelepon saya, menanyakan kesediaan datang di acara narablog ASEAN. Saya ingat bulan Ramadan lalu saya juga mendapat undangan lewat surel untuk hadir di acara pameran foto dan ramah-tamah narablog ASEAN di Jakarta; saya memutuskan absen saat itu. Lewat telepon itu pula, Mbak Ajeng menjelaskan rencana acara dan fasilitas yang diberikan untuk undangan. Saya menyanggupi, setelah itu sempat tidak ada kabar perkembangan, dan akhirnya baru Ahad, 13 November saya dihubungi lagi oleh panitia, menyatakan saya akan berangkat ke Asean Blogger 2011 Conference.

Konferensi narablog ASEAN 2011 berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada tanggal 16 November. Tampaknya merupakan bagian dari perhelatan akbar Indonesia untuk ASEAN kali ini, karena berlangsung bersamaan dengan SEA Games dan KTT kepala negara ASEAN, termasuk pertemuan mereka dengan Presiden Amerika Serikat, yang juga dilangsungkan di Nusa Dua, Bali. Kabarnya, acara lain, seperti pertemuan para ahli keamanan jaringan, juga berlangsung pekan sebelumnya. Jadi sangat mungkin acara-acara berbasis komunitas diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan “perhelatan ASEAN” sebagai perwujudan paling praktis persahabatan warga ASEAN.

AseanBlogger #04: Welcome to the Island of Thousand Temples

Kabar lain yang sempat saya dengar adalah keinginan agar ASEAN kian solid hingga seperti Uni Eropa, yang antara lain sanggup mewujudkan kemudahan lalu-lintas antarnegara untuk warga di dalamnya. Apakah narablog dapat diharapkan membantu sosialisasi keinginan besar ini? Masih di awang-awang buat saya, karena memang baru kali ini saya datang di pertemuan narablog berskala ASEAN. Sebagai catatan, tahun-tahun lalu saya sempat hadir di acara besar keamanan jaringan (APCERT) dan anugerah perangkat lunak (APICTA), keduanya mencakup beberapa negara Asia-Pasifik.

Akhirnya saya benar-benar bertemu panitia di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, berlanjut dengan kedatangan rombongan narablog Pontianak, perwakilan Lampung, dan Jakarta. Secara bergelombang para undangan sudah berdatangan di Bali pada hari tsb. Termasuk perwakilan dari negara-negara ASEAN. Hingga acara berlangsung keesokan harinya, perwakilan Singapura dan Myanmar yang berhalangan datang. Karena untuk Indonesia diundang dari banyak kota besar — membentang dari Padang hingga Ambon, praktis dari sekitar 200 undangan, Indonesia tampak dominan.

Attending Bali Blogger Community 4th Anniversary

Acara resmi pertama Selasa, 15 November, sore adalah memenuhi undangan ulang tahun keempat Bali Blogger Community (BBC). Dijamu di acara di taman terbuka di kompleks galeri, acara ini diharapkan menjadi semacam “pemecah kebekuan” (ice breaker) di antara peserta, sekaligus perkenalan dengan komunitas narablog Bali. Selamat berulang tahun keempat, BBC, semoga lancar dengan regenerasi pegiat blog di sana.

Advisor

Sehari 16 November adalah acara utama konferensi. Berlangsung di Museum Pasifika, Nusa Dua, perhelatan dimulai sekitar pukul 9 WITA, dibuka oleh Menkominfo, Tifatul Sembiring. Materi pembuka oleh Hazairin Pohan, penasihat ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia. Berlatar belakang diplomat, paparan Pak Hazairin berselang-seling antara konsep di belakang ASEAN dan gerakan blog sekarang.

Sesi pertama diakhiri dengan paparan kondisi blogosfer di negara-negara ASEAN oleh perwakilan masing-masing. Indonesia dapat berbangga dengan angka-angka yang memang fantastis — terutama untuk media sosial yang sudah berskala dunia, namun jangan lengah karena semangat yang ditunjukkan perwakilan negara-negara lain di kawasan ini sangat impresif. Vietnam yang melesat dengan produk lokal dan persoalan huruf mereka adalah teladan kerja keras swasembada layanan Net. Begitu pula Kamboja dan Laos yang berjuang keras dari lapis infrastruktur saat ini. Sudah pasti dengan Thailand dan Malaysia, dua pemain besar dalam banyak hal di seputar ASEAN. Tidak tertinggal, Brunei si kecil surga koneksi: dengan jumlah pengguna yang sedikit, tampaknya mereka juara dalam hal rata-rata lebarpita yang dicapai.

Group C Discussion

Sebelum rehat siang, kami dipilah menjadi tiga kelompok diskusi dan merumuskan dokumen yang menjadi bahan deklarasi. Dengan waktu yang terbatas, anggota setiap kelompok tampak bersemangat membawakan aspirasinya dan secara umum representasi dari negara yang diwakili. Semua masukan ini ditampung dan dalam format yang lebih ringkas diskusi dilanjutkan oleh tim perumus di acara siang, menjelang penyusunan deklarasi.

Acara berlanjut setelah rehat siang dengan pembawa materi beragam, perwakilan Google, tentang usaha rintisan (start-up) oleh perwakilan BUBU, media sosial oleh Virtual Consulting, dan berlanjut dengan sesi berikutnya ihwal kebebasan berekspresi dan terakhir Wajanbolic oleh Onno W. Purbo hingga menjelang pukul 18.

Tantangan besar dalam menyelenggarakan acara dengan peserta yang bervariasi adalah mengakomodasi semua harapan atau setidaknya mengangkat suasana dengan isu yang diterima secara kolektif. Dalam hal ini Konferensi perlu diisi materi yang mewakili kepentingan di negara-negara ASEAN atau setidaknya bersuasana ASEAN.

Pembahasan deklarasi memangkas rencana rehat sore, menjadi perdebatan hangat antara dua kubu besar: kelompok yang mencukupkan isi deklarasi dengan poin-poin global dan mendasar tentang narablog di ASEAN dan kelompok yang ingin lebih bebas menulis poin-poin hingga rincian. Hingga akhir acara, formulasi belum selesai total, namun sudah mengerucut ke finalisasi, dan acara harus distop karena penutupan Konferensi sudah akan dimulai.

Hingga penerbangan pulang ke Soekarno-Hatta, Jakarta, keesokan malam, saya bertemu dan beramah-tamah dengan beberapa pegiat blogosfer, walaupun lebih bersifat spontan.

Terima kasih kepada panitia yang telah mengundang saya mengikuti acara narablog ASEAN kali ini. Sudah barang tentu, tindak lanjut usai perhelatan yang penting dan menunggu di depan.

13 Comments

  1. Kereenn bgt Mas Amal…. pingiiinnnn….kapan yaa, aku bisa ikutan…? hahahaha..#ngarep nice having u in bloofers….jadi makin bangga saya…ahahaha… semoga konferensi demi konferensi yg terselenggara mampu meningkatkan mutu, fungsi, dan keyamanan dalam berblogging yah mas…^_^

    1. Terima kasih, Nick.

      Insya Allah akan ada kesempatan buatmu juga untuk mengikuti acara besar, bentuknya dapat bermacam-macam. Yang lebih penting tetap bersemangat menulis blog dan berkegiatan di dalamnya.

  2. iya pengen ikut euy bisa kumpul sama temen2 blogger dari ASEAN !

  3. Senang bisa bertemu denganmu di acara tersebut, Mas! Rupanya ada satu foto saya di tulisan ini 😀

    1. Terima kasih, senang juga saya bertemu salah satu pesohor di ranah maya. 🙂

  4. excellent write-up! even though i don't understand some of the words hehe..

    1. Thank you. In case you need some translations, I would like to help.

  5. sesuatu yang sangat bersejarah terjadi dalam hidup saya pada perjalanan ke bali pekan lalu. saya bisa ngobrol ngobrol beberapa lama dengan orang yang mana saya sudah ngefan sejak 4 atau 5 tahun lalu. siapa lagi kalau bukan ikhlasul amal. mas mas yang selalu inspiratif di social media sehingga saya senantiasa menaruh respect 🙂

    1. Terima kasih, matur suwun. Saya juga bersyukur setiap bertemu teman, baik yang baru kenal pun yang sudah lama tidak ketemu. 🙂

  6. Keren ulasan ama photo-photonya 😀

    1. Ikhlasul Amal 7 January 2012 at 10.57

      Terima kasih. 🙂

  7. […] saya menghadiri undangan pertemuan narablog ASEAN di Denpasar, Bali, tahun lalu, saya mendaftar bergabung di grup Bloof di Facebook. Mendapatkan […]

  8. artikel ini menarik dan bisa menambah wawasan baru, salam kunjungan

Comments are closed.