XL Net Rally 2011 (01): Gambir-Tawang

Tulisan ini selain reportase perjalanan mengikuti XL Net Rally 2011, juga diikutsertakan dalam lomba penulisan blog acara tsb. Dengan demikian terdapat penyesuaian terhadap aturan yang ditetapkan panitia. Terbagi dua, tulisan pertama berikut berisi paparan awal perjalanan Jakarta-Semarang.

Tulisan kedua: XL Net Rally 2011 (02): Anjangsana di Semarang.

Ahad sore, 17 Juli, pesan pendek bernomor seluler asing datang dan setelah saya buka, ternyata Adham Somantrie pengirimnya. Pesan tersebut berisi undangan acara XL Net Rally dan pertanyaan kesediaan saya berpartisipasi. Tahun lalu, dari tulisan Adham pula saya tahu ada acara berkaitan dengan blog dilangsungkan di Semarang oleh XL, namun rincian kegiatan itu sendiri saya tidak menelisik lebih dalam. Saya menyanggupi ikut dan proses administrasi lewat email diselesaikan sehari setelahnya.

Acara tentang blog dan menghadirkan sejumlah narablog akan menarik karena dapat dijadikan sebagai sarana percakapan tentang blogosfer, suasana kegiatan blog di sekitar kami, eksperimen reportase lewat ragam media, dan penambahan koleksi fotoblog saya. Tiga poin tsb. yang saya angkat sebagai acuan kegiatan.

XL Net Rally berlangsung Sabtu dan Ahad, 23 dan 24 Juli, dimulai sejak pagi, dari Jakarta. Dua undangan dari Bandung, saya dan Nita Sellya, mendapat tambahan fasilitas berupa penginapan di Jakarta, untuk Jumat, 22 Juli, malam. Berbeda dengan undangan dari Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, yang berangkat masing-masing, kami dari Bandung disatukan dengan rombongan besar Jakarta. Supaya ramai di perjalanan, demikian penjelasan tak resmi yang saya dengar. Saya bertemu Nita saat menunggu jemputan dari hotel ke stasiun kereta api Gambir dan di ruang tunggu eksekutif Gambir, kami berkumpul sebelum dilepas berangkat.

Executive Lounge, Gambir Train Station of Jakarta

PT XL Axiata, operator seluler yang sohor dengan “XL”, menyelenggarakan acara reli ini sebagai persiapan mereka menyongsong acara mudik tahunan di akhir Ramadan hingga awal Syawal. Sudah menjadi kesibukan tahunan semua operator komunikasi menangani peningkatan kapasitas layanan pada hari-hari tsb., pemantauan kondisi di lapangan lewat Net Rally selain bagian dari kegiatan teknis mereka, juga menjadi media promosi kepada publik. Sehari sebelumnya acara dilangsungkan untuk awak media, para jurnalis, dan di hari berikutnya untuk narablog. Begitu pula dengan sarana transportasi: jika di tahun lalu dipilih perjalanan dengan bus, kali ini kereta api; sedangkan jalur yang digunakan tetap di Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa “segmen barat”, yaitu Jakarta-Semarang.

Opening Speech by XL Manager

Dilepas secara resmi oleh perwakilan manajemen XL, perjalanan dimulai pukul 7.30 di gerbong wisata Nusantara, bersama rangkaian Kereta Api Argo Muria. Pada segmen pertama acara pagi, penumpang dihibur dengan pertunjukan langsung grup musik di dalam gerbong, dilanjutkan dengan permainan berkelompok di antara kami, narablog, dan pas di tengah hari, tim jaringan XL menjelaskan persiapan mereka diikuti tanya-jawab.


View XL Net Rally 2011 (01) in a larger map

Secara umum, pemeriksaan kondisi jaringan dipakai sebagai persiapan teknis kondisi sinyal XL. Dengan cakupan wilayah yang luas, sebenarnya bekal data yang sudah terkumpul pada tahun-tahun sebelumnya dapat dijadikan rujukan tempat pemeriksaan dilakukan dan jalur Pantura ini sebagai pengukuhan XL siap secara teknis. Beberapa poin penting pada paparan mereka:

  1. Peningkatan kesibukan jaringan terbesar terjadi di Jawa Tengah (Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk seharusnya, walau tidak disebut eksplisit). Sebagai ilustrasi tambahan, di Jakarta dan Pulau Madura terjadi penurunan.
  2. Tren secara umum adalah peningkatan, termasuk di kantung-kantung tujuan pemudik. Pada saat lebaran terjadi peningkatan dengan kedatangan pemudik dan setelah lebaran usai, aktivitas di daerah tsb. tetap bertahan seperti saat lebaran (tidak terjadi penurunan ke kondisi semula). Jadi seolah-olah para pemudik meninggalkan ponsel mereka di daerah-daerah tsb., demikian ilustrasi yang disampaikan tim XL.
  3. Peningkatan pada lalu-lintas data “lebih sulit diprediksi” dibanding percakapan dan SMS. Ditambah berapapun, kapasitas untuk lalu-lintas data dengan cepat menjadi hampir penuh, papar mereka. Jika diamati, hal ini seperti menggambarkan kegiatan kami di gerbong istimewa tsb.: alih-alih mencoba percakapan telepon atau SMS, hampir sepanjang perjalanan kegiatan kami mengonsumsi jalur data.

Network Monitoring Explained inside Train Wagon

Lewat diskusi di perjalanan tsb. kami mendapat gambaran kondisi yang dihadapi operator seluler terkait layanan mereka, seperti interkoneksi dengan operator lain, kedatangan ragam ponsel-cerdas (smartphones) yang sebagian memiliki kondisi khusus, termasuk juga fenomena global seperti kemeriahan Blackberry dan siasat menyediakan model bisnis yang cocok. Tentu saja dalam bentuk paparan global dan yang saya hargai sikap tim XL yang antara lain berpendapat bahwa beberapa kesulitan teknis dan model bisnis mereka, “seharusnya konsumen tidak perlu tahu”. Yang penting layanan bagus dan beres. Berarti ini termasuk titipan pertanyaan dari saya tentang kondisi sinyal di sekitar lokasi kantor saya, di area Taman Budaya Jawa Barat, yang disebut memang terdapat kesulitan di daerah cekungan seperti Bandung.

Tautan:

  1. Album XL Net Rally 2011 dipasang di Flickr. Pemasangan foto bertahap, berselang-seling dengan kegiatan fotoblog saya lainnya.
  2. Tulisan saya di Twitter selama XL Net Rally berlangsung.
  3. Log GPS selama perjalanan dalam format KML.

2 Comments

  1. Wah ini blog berbayar ya Mas Amal šŸ˜€ Gimana, seru sepertinya nih jalan-jalannya.

    1. Ikhlasul Amal 4 August 2011 at 15.42

      "Ditraktir" tepatnya, karena bayaran tsb. dalam bentuk perjalanan gratis. šŸ™‚ Oleh karena itu ditulis keterangan di awal agar pembaca tahu dengan jelas.

      Ya begitulah, cukup menyenangkan untuk saya karena dapat pengalaman baru.

Comments are closed.