“Kami Memotret Bandung”

Berawal dari perjalanan kembali dari bertemu calon klien di Pasar Induk Caringin, Bandung, Jawa Barat: Angkutan Kota (angkot) Caringin-Dago berwarna oranye yang saya naiki berliku-liku melewati daerah Pasir Koja, dilanjutkan Pasar Andir dan Pasar Induk Ciroyom. Sekitar pukul 19, pasar-pasar tersebut sudah mulai ramai untuk calon pembeli malam dan salah satu kejutan: terdapat ruas jalan yang dilewati angkot di tengah pasar. Tipis perbedaan antara angkot menerobos jalan di tengah pasar atau pedagang di pasar yang tumpah ke jalan.

Tampaknya hal ini menarik difoto, menambah keinginan saya sebelumnya untuk merekam Kota Bandung yang lebih luas, lebih lengkap. Bandung tidak hanya Dago, tempat saya beraktivitas sehari-hari. Kawasan Tengah berciri bangunan bersejarah, Timur dipenuhi perumahan, Barat bercorak industri, dan Selatan “lautan api”? Ini akan melengkapi koleksi foto hutan kota dan pohon di Utara.

Street Cleaning Service

Continue reading →

Perubahan Sudut Pandang: Cerita dari Mencetak Pasfoto

Untuk keperluan cetak pasfoto, saya merangkai susunan foto dalam tiga ukuran populer: 2 × 3, 3 × 4, dan 4 × 6 memenuhi bidang berukuran kertas foto 5R, 127 × 178 mm. Tujuan saya memang mendapatkan harga yang lebih murah. Cuci cetak foto “ukuran besar”, seperti 4R dan 5R, lebih murah dibanding paket pasfoto yang biasanya terdiri atas sekian helai pasfoto berbagai ukuran. Dengan hasil kolase yang saya buat, sehelai cetakan terdiri atas tiga ukuran dan memadai untuk beberapa keperluan yang terkadang meminta berbagai ukuran.

Pasfoto berukuran 5R Pada mulanya cara saya di atas tidak dipermasalahkan oleh gerai layanan cuci cetak foto. Saya berpendapat hasil yang ada di atas foto — baik itu langsung dari kamera atau luaran perangkat lunak olah digital — bebas saja bentuknya dan layanan yang saya perlukan adalah pencetakan. Cukup adil atau saya justru berkompetisi langsung dengan bisnis mereka?

Continue reading →