Hadir di Acara Yahoo!, “Jakarta Communities Meetup”

Sesuai rencana, saya sempatkan mendatangi acara Yahoo! Jakarta Communities Meetup di Pacific Place, Rabu lalu. Pertimbangan lain yang cukup membuat nyaman adalah tempat acara yang berdekatan dengan angkutan umum Jakarta-Bandung, sehingga saya dapat kembali ke Bandung dengan jadwal keberangkatan terakhir, pukul 22.

Acara Yahoo! kali ini mengangkat tiga produk mereka: Flickr, Answers, dan Koprol.

Yahoo!'s Jakarta Communities Meetup

Setelah registrasi dan menikmati suguhan makanan ringan dan kopi, saya bertemu dengan sedikit teman di Flickr yang selama ini sesekali berbalas kata lewat komentar foto. Sedikit yang baru, karena yang lebih banyak adalah mereka yang sudah saya kenal lewat media lain seperti blog atau mikroblog. Jadi ada faktor “yang itu-itu lagi,” walaupun sebagian yang lain — pengguna aktif Flickr dari Jabodetabek — memang belum saya kenal.

Di acara sore dua hari lalu tsb., perwakilan Koprol lebih marak daripada yang lain. Catatan dari Halda Aditya Belgaman: di acara Koprol ketemu dengan orang-orang “yang lebih baru.” Sangat mungkin juga, termasuk pengalaman saya berteman pada periode awal di Koprol dan datang dua kali di acara mereka.

Acara dibuka oleh Country Manager Yahoo! Indonesia, Pontus Sonnerstedt, dilanjutkan dengan duet perwakilan dari dapur Flickr, manajer kawasan Asia untuk Answers, dan terakhir — sebelum ditutup oleh Pontus kembali — Della Wijaya, Community Manager Yahoo! Indonesia, dengan membawa presentasi tentang Koprol dan kegiatannya. Masing-masing membawakan tren perkembangan pengguna ketiga layanan tersebut. Statistik pengguna, jumlah posting, dan kaitan angka-angka tersebut dengan Indonesia, disampaikan secara bergantian.

Flickr yang memiliki sejarah lebih panjang dibanding dua layanan sebelahnya, menyebut angka fantastis dalam orde milyar dan kisah kedatangan mereka untuk lebih dekat lagi dengan komunitas di Indonesia. Akan halnya Answers, saya jadi teringat forum tanya-jawab mirip di abad XX lalu, yaitu askme.com, yang sempat membuat saya terpacu mengumpulkan poin saat itu. Apakah Answers akan membuat pengguna “ketagihan” menjawab atau menikmati diskusi di dalamnya? Coba saja dulu.

Koprol tidak perlu diragukan lagi dalam hal sentimen kedaerahan. Untuk Jakarta yang besar saja sudah terbagi menjadi beberapa segmen berdasarkan wilayah. Terus menjalar hingga ke Indonesia bagian Timur. Demikian juga kategori berdasarkan preferensi kegiatan: tukang foto hingga klub insomnia diwadahi. Fasilitas baru yang saya rasakan di Koprol adalah bilik “neng geulis” di kanan atas dan iklan di bawahnya. Saya sebut “neng geulis” karena cacah komentar, cacah pengikut, dan pengusung tren lain di jejaring sosial melejitkan perempuan cantik. Di Koprol, julukan lain — kendati berbeda arti — adalah “unyu.”

Kurang jelas dengan istilah-istilah tersebut? Segera bergabung di Koprol atau tanyakan di Yahoo! Answers.

Pengamatan sekilas: lebih dari separuh pemenang acara bagi-bagi hadiah untuk sesi Koprol mengaku juga menggunakan Flickr untuk kegiatan memotret mereka. Ini menarik, soalnya Koprol sendiri sebenarnya menyediakan tempat penyimpanan foto.

Catatan: di mana saja Anda dapat menyimpan foto di Yahoo? Berceceran: Flickr, Koprol, Pulse, Meme, ada lagi? Sedikit unik jika diingat mereka dulu memindahkan Yahoo! Photos ke Flickr.

Tentang Flickr, saya sempat bercakap-cakap dengan Edwin SA, atau “bangwin” ihwal aktivitas komunitas Flickr di Indonesia. Dia menjelaskan perannya untuk Flickr di Indonesia dan membuka kesempatan dukungan dari Yahoo! Indonesia untuk kegiatan komunitas Flickr. Tentang bentuk kegiatan diserahkan kepada komunitas. Bentuk dukungan tersebut tampaknya akan disesuaikan, yang jelas hal ini dapat dijadikan salah satu alternatif penyemarak kegiatan Flickr.

Jam 21 lebih sedikit acara di dalam Blitz Megaplex tersebut diakhiri dan hadirin dipersilakan beramah-tamah dengan staf Yahoo! atau antaranggota komunitas. Saya tidak dapat berlama-lama karena harus kembali ke Bandung dengan angkutan umum pukul 22.

Selamat memulai sekian rencana di Indonesia untuk Yahoo!.

9 Comments

  1. Saya yakin di sana suasananya pasti sangat seru! Sungguh menyenangkan bisa berinteraksi langsung dgn orang2 yg sebelumnya hanya bisa kita temui secara daring…. Oh ya Mas…saya berencana utk memnebntuk komunitas fotoblog di Sumedang. Mungkin ada saran? Trims

    1. Disebut "sangat seru", tampaknya lebih tepat masuk kategori sedang, dengan suasana urban, setelah jam kerja. Tentu saja, kopdar setelah acara dapat lebih marak, karena itulah kesempatan banyak orang untuk bertemu.

      Saran untuk membentuk komunitas fotoblog? Segera saja mulai dengan berkumpul, itu resep yang paling mudah dilakukan. Tidak perlu menunggu jumlah, yang lebih utama kemauan untuk berkumpul secara rutin. Kegiatan berikutnya dapat dibicarakan.

      1. Ok…trims 🙂 Dan itu akan saya coba.

  2. Oh ya Pak, dalam postingan sebelumnya bapak menyebutkan ada komunitas flickr di Bandung. Nah informasi tentang komunitas tersebut bisa saya dapatkan di mana ya Pak?

    1. Ada beberapa acara kumpul-kumpul pengguna Flickr di Bandung (sebagian besar [?] spontan), sedangkan yang berusaha kami jadikan kegiatan rutin di bdgflckr atau "Bandung Flickr".

      1. terima kasih infonya Pak. Btw, barusan saya sudah bergabung dengan grup bdgflckr.

        1. Sip, sekalian datang di acara rutin. 🙂

  3. Wah sayang, saya tak sempat hadir acara ini, padahal sudah registrasi. Jadi baca ceritanya Mas Amal dulu saja. Saya coba cari komunitas Flickr Jakarta deh. Atau lebih tepatnya, Jabodetabek(?). Oups!

    1. Ada dua grup yang berhubungan dengan "Jakarta" dan "Flickr." Salah satunya yang diasuh oleh Bang Marsono: Jakarta flickr meet up.

Comments are closed.