Pemodelan Proses Bisnis

Percakapan dengan Wawan Sjachriyanto dua pekan lalu langsung dimulai dengan paparannya tentang Business Process Modeling Language (BPML) dan Business Process Execution Language (BPEL). BPML adalah meta-bahasa utnuk pemodelan proses bisnis, melengkapi XML yang menjadi meta-bahasa untuk pemodelan data bisnis. Akan halnya BPEL, kependekan Web Services Business Process Execution Language (WS-BPEL) adalah bahasa untuk eksekusi standar untuk menuliskan spesifikasi aksi-aksi dalam proses bisnis dengan layanan web (web services). Keduanya, seperti disebut di Wikipedia, merupakan contoh tren Pemrograman Berorientasi Proses.

Wawan yang telah menekuni proses pembuatan Epigoni dari awal hingga akhir selalu rajin menyodorkan kabar-kabar terakhir perkembangan alat bantu atau proses pengembangan di sekitar representasi model bisnis ke perangkat lunak. Di salah satu percakapan kami sambil menikmati jalan-jalan di Taman Hutan Raya Juanda tahun lalu, Wawan memaparkan rasa penasarannya akan suatu lingkungan yang memungkinkan para pengembang aplikasi bisnis, “memogram dengan menyusun komponen-komponen dalam diagram.” Secara berkelakar saya sebut kemungkinan kemudahan dalam penghitungan ongkos pembuatan aplikasi, semisal, “Rp 10 juta per simpul diagram.”

Continue reading →

Fotoblog di Bandung

Terima kasih Dodi Mulyana, yang telah menyebut saya, menggalakkan fotoblog, dalam provokasinya menarik kembali Priyadi Iman Nurcahyo ke ranah blog. Apakah mikroblog dan fotoblog telah menjadi candu pengalih para narablog dari tradisi menulis selusin paragraf menjadi 140 karakter atau 5 megapixel? Tentu tidak ada arahan resmi, tidak ada Dewan Narablog. Bebaslah kita menikmati aneka media curahan jiwa atau limpahan pemikiran para narablog.

Tapi sejujurnya, saya tidak galak dalam hal fotoblog. Saya ingin menjelajah dunia foto dengan keleluasaan yang berkompromi terhadap kegiatan saya sehari-hari dan memihak pada pengetahuan fotografi saya yang minim. Semacam manifesto, seperti yang sudah diniatkan saat menulis blog beberapa tahun silam. Eksperimen tsb. melibatkan latihan yang sering dan kemauan berbagi dengan pihak lain.

Ini berlebihan dan terlalu serius, agar lebih ringan dan renyah, saya datangi forum-forum yang menjelaskan fotoblog dengan ringan dan bersifat mengajak partisipasi pihak lain. Demikianlah yang saya paparkan di depan remaja anggota Karisma Masjid Salman ITB, di Jalan Ganesha, Bandung. Di acara rutin mereka Ahad pagi, satu sesi dicoba digunakan untuk mengajak mereka memotret dengan kamera yang sudah ada di tangan — ponselmu adalah kameramu sekarang!

Continue reading →

Internet yang Sehat dan Ramah untuk Keluarga

Di pengajian rutin bulanan forum orang tua siswa Sekolah Alam Bandung yang diselenggarakan kemarin siang, saya membawakan topik tentang Internet untuk keluarga. Dalam pikiran saya, diskusi seperti ini akan mirip dengan tema-tema yang diangkat oleh Internet Sehat. Saya ambil ketetapan bahwa tema Internet untuk keluarga seyogyanya berisi hal-hal yang prospektif dan mencerahkan dengan media baru ini, dibanding kecemasan dan kehati-hatian yang berlebihan.

Internet adalah media baru dan anak-anak pun generasi mendatang yang akan menjalani masa depan lebih panjang daripada generasi saya. Fakta-fakta tentang media baru saya paparkan di bagian depan presentasi, termasuk “pencapaian” negara kita terutama dalam hal kuantitas konsumen. Sesuatu yang terkadang disikapi dengan kernyitan dahi, sindiran, namun tetap saja ini potensi masa mendatang yang harus diarahkan.

Continue reading →

Pengelolaan Surat Elektronik Kita

Siapa yang masih bersedia mengurus infrastruktur surat elektronik (email) kita?

Pertanyaan ini mulai muncul setelah Gmail menyediakan tempat penyimpanan email yang melompat jauh dari tradisi waktu itu, dari orde Megabita menjadi Gigabita. Pengguna email pribadi mulai merasa nyaman “menyimpan apa saja” di Gmail dibanding kerepotan email di kantor misalnya, dengan dalih kapasitas. Email lokal, yaitu yang dikelola di intranet atau “Internet tapi bersuasana domestik”, masih punya daya saing, yaitu kecepatan akses. Ada teman yang mempertahankan webmail di Plasa, kendati berukuran super-terbatas, untuk keperluan berkirim berkas di kantor klien yang berkoneksi Internet “akses ke mancanegara dicekik, akses ke IIX jor-joran.”

Continue reading →